Berawal dari buku “Pengajar Muda Indonesia Mengajar” milik seorang teman. Cerita dan kisah inspiratif yang ditulis oleh para alumni Pengajar Muda (PM) terdahulu sangat mengharukan. Apalagi profil alumni PM yang merupakan lulusan universitas terbaik di Indonesia, juga pegawai dari perusahaan ternama dengan gaji dan posisi yang mantap.
Mengapa mereka mau menjadi guru sekolah dasar di
pelosok negeri yang sarat dengan keterbatasan?
Mulai dari situlah, ketertarikan saya untuk mendapat
pengalaman seperti mereka timbul.
Kemudian Indonesia Mengajar goes to campus
sampai juga di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Selain gratis, nama founder
Gerakan Indonesia Mengajar yang tercetak besar, menarik perhatian saya. Cerita
langsung dari seorang alumni PM yang turut hadir semakin menguatkan keinginan
saya untuk turut bergabung dengan gerakan sosial di bidang pendidikan tersebut
setelah lulus sarjana.
November 2014, rekrutmen dan seleksi Pengajar
Muda angkatan X dibuka. Rekrutmen dan seleksi ini terdiri dari beberapa
Tahap, yaitu:
Tahap I: Administrasi
Saya mendaftar melalui www.indonesiamengajar.org dengan
membuat akun terlebih dahulu. Kemudian mengisi dan mengirimkan aplikasi online
tersebut. Adapun hal-hal yang perlu diisi yaitu:
- Informasi Dasar
- Profil Online
- Informasi Kontak
- Riwayat Pendidikan
- Pengalaman, dan
- Esai
Berikut bocoran pertanyaan-pertanyaan pada esainya
gaess... ;)
- Apa motivasi Anda bergabung menjadi Pengajar Muda Indonesia Mengajar?
- Ceritakan pengalaman Anda ketika berada dalam situasi yang bertentangan dengan nilai/prinsip yang Anda yakini dan bagaimana Anda mengatasinya !
- Ceritakan pengalaman Anda ketika berada dalam lingkungan/kondisi yang terbatas/tidak menguntungkan dan bagaimana Anda menghadapinya ?
- Ceritakan pengalaman Anda dalam melakukan suatu perubahan di organisasi/lingkungan! Bagaimana Anda melakukan hal tersebut dan apa dampak dari tindakan tersebut ?
- Ceritakan situasi ketika Anda menemukan dan menyelesaikan suatu masalah di organisasi/ lingkungan, dimana Anda tidak menunggu orang lain untuk menyelesaikannya !
- Ceritakan pengalaman Anda dalam meyakinkan orang yang kedudukannya lebih tinggi dari Anda untuk mendapatkan dukungan atas sebuah ide atau inisiatif.
- Ceritakan pengalaman Anda mengatasi kesulitan yang muncul dalam mencapai kesepakatan ketika bekerja sama dengan rekan kerja, anggota kelompok, atau orang lain !
- Ceritakan kegagalan terbesar Anda, baik dalam kompetisi dengan orang lain maupun suatu pekerjaan. Bagaimana situasinya dan bagaimana Anda mengatasi kegagalan tersebut ?
- Sebutkan hal-hal yang mungkin menghalangi Anda untuk menjadi Pengajar Muda jika Anda diterima? Bagaimana Anda mengatasinya?
- Ceritakan kepada kami hal lain yang Anda ingin sampaikan tentang diri Anda.
Dalam waktu lebih dari satu bulan masa pendaftaran,
sangat mungkin bagi saya untuk mencicil esai dan menyimpannya sebelum dikirim.
Maklum ya, sininya butuh kursus merangkai kata :D
15 Desember 2014, hari terakhir pendaftaran, saya mengirimkan
aplikasi tersebut. Kemudian menunggu hasil pengumuman yang diberitahukan
melalui surel.
Tahap II: Direct Assesment
06 Januari 2015, saya sedang berada di daerah yang
susah signal. Tepat pada hari terakhir konfirmasi terkait jadwal seleksi tahap
selanjutnya, pihak IM mengirim SMS pemberitahuan bahwa saya lolos seleksi Tahap
I dan dihimbau untuk segera melakukan konfirmasi. Beruntung ada pemberitahuan
tersebut. Saya segera membalas email dan memilih hari serta tempat pelaksanaan
seleksi Tahap II. Saya memilih Kota Yogyakarta karena paling dekat dengan
tempat tinggal saya. Selain Yogyakarta, seleksi Tahap II dilaksanakan di
Jakarta, Surabaya, Makassar (tentatif), dan Medan (tentatif).
24 Januari 2015, di Fakultas Psikologi UGM saya
mengikuti seleksi Tahap II. Seleksi ini merupakan Direct Assesment yang
terdiri dari self presentation, Forum Group Discussion (FGD), simulasi
mengajar, interview, dan psikotes yang dilaksanakan dalam satu hari
penuh. Tema simulasi mengajar ini sudah diberitahu sebelumnya oleh pihak IM,
jadi ada waktu untuk mempersiapkan metode dan alat bahan pembelajaran. Adapun
dokumen dan alat tulis yang harus dibawa sebagai berikut: foto diri
ukuran 3R (close-up, berwarna, latar belakang merah/biru, tuliskan nama
Anda di belakangnya): 1 lembar, foto copy ijazah/surat keterangan lulus: 1
lembar, foto copy transkrip nilai: 1 lembar, fotokopi KTP: 1 lembar,
bolak-balik, pensil HB, penghapus, dan pulpen.
Alhamdulillah, Tahap II bisa saya lalui. Meskipun pada
FGD saya melakukan sedikit kesalahan. Namun, tunggu hasilnya saja.
Tahap III: Medical Check Up
18 Februari 2015, pihak IM memberitahukan bahwa saya
termasuk kandidat yang lolos seleksi Tahap II. Bagi calon PM yang lolos seleksi
tahap ini, berkesempatan mengikuti tahap III yaitu Tes Kesehatan (Medical
Check Up). Saya memilih Yogyakarta lagi :)
Pengumuman
27 Februari 2015, 75 calon PM yang terpilih dari
10.555 aplikan diumumkan. Alhamdulillah, setelah melewati tahapan seleksi yang
begitu menegangkan tapi seru, nama saya ada bersama 74 Calon Pengajar Muda
ankatan X lainnya. Atas segala bantuan, dukungan, dan doa dari berbagai pihak,
saya lolos menjadi calon PM dan berkesempatan mengikuti pelatihan intensif
selama kurang lebih dua bulan.
Itulah serangkaian proses rekrutmen dan seleksi PM
Indonesia Mengajar angkatan X yang saya alami. Semoga bermanfaat ya gaess...!!
Laeli Nurajijah – Pengajar Muda X Fakfak.

No comments:
Post a Comment