Terakhir kali ke dokter Obgyn kayanya November 2022 lalu. Setelah itu aku merasa bodo amat dengan pertumbuhan endometriosis yang tinggal di salah satu ovariumku. Seolah rasa nyeri luar biasa yang ditimbulkannya sudah menjadi hal lumrah buatku sendiri. Sampai pada beberapa bulan terakhir, aku merasa nyeri dan kram perut semakin menjadi. Bahkan sakitnya kurasakan hingga H+2 setelah menstruasi.
Nggak tahan dengan sakitnya, obat pereda nyeri semakin nggak ampuh, kompres, berendam air panas juga nggak ngaruh. Kuputuskanlah untuk cek USG lagi ke dr. Usw*** Sp.OG. Mengejutkan sekali hasilnya, selain endometriosis pada ovarium, ternyata ditemukan juga kista di dalam rahim. Hasil ini berbeda dari sebelum-sebelumnya. Selain USG, aku juga tes urin, buat memastikan ISK atau nggak. Hasil urin baik, nggak ada masalah. Dokter nggak menjelaskan lebih, hanya disarankan buat mengurangi makanan olahan susu dan turunannya, juga junk food.

No comments:
Post a Comment