October 24, 2018

KISTA COKELAT PART II

Masih tentang kista cokelat yang bersemayam di dalam perut saya, yang membuat khawatir jika nanti ******************************* 

Hussh! tidak boleh membayangkan hal buruk yang belum terjadi. Harus selalu positive thinking, El :)
Baik, melanjutkan cerita saya sebelumnya ya...


27 September 2018
Dr. Tika menyarankan untuk kontrol kembali pada 4 Oktober 2018, namun karena pada hari tersebut saya harus keluar kota, juga karena pada minggu pertama penggunaan obat saya mengalami nyeri perut setiap malam, maka saya ajukan kontrol pada 27 Oktober 2018. 
USG LAGI.
Hasilnya masih sama, ukurannya pun. (hasil USGnya ndak diprint :D). dr. Tika hanya memberikan obat nyeri perut dan Lutenyl untuk bulan ke dua. 
Baiklah...
Obat nyerinya masih utuh, alhamdulillah nggak nyeri lagi :)


3 - 6 Oktober 2018

DARAH APA INI?? 
Saya sangat kaget menjumpai bahwa saya menstruasi. Mulanya ragu, karena darah yang keluar hanya sedikit dan berwarna gelap, pekat. Perut pun tidak sakit sama sekali. Seharusnya saya tidak akan mengalami menstruasi selama mengkonsumsi Lutenyl. Saya agak takut saat itu, khawatir terjadi hal-hal yang tidak-tidak. 
Kenapa bisa begini? Kenapa keluar darah?
Setelah mengingat-ingat, rupanya dua hari berturut-turut sebelumnya saya terlambat minum obat. Jadwal minum obat seharusnya jam 09.00 pagi, namun saya minum pada jam 12.00 siang. Hmmm...
Semoga hal ini tidak memperburuk keadaan si kista cokelat manisku. hehe
Seperti mendapat teguran, kini saya lebih disiplin dan tertib minum Lutenyl. 

Selanjutnya, saya akan bertemu lagi dengan dr. Tika pada 15 November nanti. Mohon doanya ya... :)








No comments: